SANTUNAN AL-QUR’AN UNTUK MASYARAKAT PRIGEN PASURUAN

CIMG0614Dewasa ini semakin maraknya problematika kehidupan ditengah-tengah masyarakat pedesaan yang terpencil dengan kurangnya abdet ilmu pengetahuan, akhirnya taqlid dari berbagai macam hal, khususnya diderah prigen pasuruan sehingga wilayah tersebut menjadi objek krestenisasi bagi kaum misionaris untuk mengkafirkan masyarakat yang ada disana. Karena pada dasarnya yang menjadi objek sasaran mereka adalah orang-orang awam lagi miskin, mulai dari daya dan upaya membujuk dan merayu dari berbagai macam hal untuk mengelabuhinya, salah satunya dengan berupa perhiasan materi, sehingga kalau misalkan tidak kuat prinsip dan aqidahnya maka akan luntur keislamannya dan terpengaruh didalamnya. Kalau misalkan kita perhatikan sesuai dengan misi mereka yang sudah termaktub di kalamullah yaitu “mereka tidak akan pernah tinggal diam untuk mengelabuhi orang islam sampai ia masuk pada agamanya”.

Demikian Kristenisasi lebih diprioritaskan untuk menjauhkan umat muslim dari agama yang dianut kemudian memurtadkannya sehingga masuk pada agama mereka, karena misi utama mereka bukan secara langsung menghancurkan kaum Muslimin sebagai seorang Kafir, namun mengeluarkan seorang Muslim dari Islam dengan berlahan-lahan, dan salah satu misi mereka adalah menjauhkan orang muslim dari sumber rujukannya yaitu Al-Qur’an Al-Karim. Karena usaha Kristenisasi itu dilakukan dengan segala daya, biaya peralatan yang lengkap, rencana yang masak, tehnik yang tinggi, kemauan dan kesungguhan yang mantap dan kuat, keyakinan yang mendalam serta melalui segala jalan dan saluran yang meresap dalam hampir semua aspek kehidupan manusia: sosial, budaya, ekonomi, pendidikan, politik dan segala macam hiburan lainnya. maka dari itulah kemudian Apabila seorang muslim sudah jauh dari Al-Qur’an pastinya akan terhanyut dengan misi-misi mereka.

Dari problematika kehidupan masyarakat tersebut seperti yang diuraikan diatas maka harus ada alternatif konkrit yang dilakukan oleh cendikiawan-cendikiawan muslim untuk mencegah dan mengantisipasi krestenisasi yang semakin marak dilakukan oleh mereka. salah satu pencegahan utamanya yaitu mendekatkan mereka pada Al-Qur’an, dan juga memberikan pencerahan-pencerahan secara istiqamah untuk bisa memantapkan aqidah mereka sehingga suatu saat apabila diterpa dengan berbagai macam situasi apapun tidak tergoyahkan sedikitpun. Karena di daerah prigen pasuruan merupakan daerah strategis untuk kaum misionaris melakukan misinya, apalagi masyarakatnya kebanyakan orang-orang awam dan lagi masyarakatnya masuk pada taraf kemiskinan, hal itu semakin gampang penyusupan mereka.

Maka Langkah konkrit yang dapat dilakukan oleh “Komunitas Seribu Senyum” memberikan Santuanan Al-Qur’an secara gratis bekerjasama dengan mahasiswa STAIL Hidayatullah yang terjun langsung dengan masyarakat disana melalui program KKN (Kuliah Kerja Nyata) yang dilaksankan selama alokasi watu kurang lebih satu bulan. Dengan berbagai konsep acara yang dilakukan untuk senantiasa masyarakat bisa dekat dengan Al-Qur’an, sehingga untuk menutup kemungkinan mencegah Krestenisasi yang senantiasa dilakukan oleh misionaris untuk mengkafirkan masyarakat yang ada disana. Semoga Allah terus melindungi kita semua, amien.

Comments are closed.